26 Desember 2020 - 12:33
Kejahatan Saudi di Yaman Dianggap Terorisme Internasional

Anggota Dewan Tinggi Politik Yaman, menyebut kejahatan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi sebagai terorisme internasional.

Menurut Kantor Berita ABNA, Negara-negara koalisi pimpinan Saudi-Amerika mengejar tujuan-tujuan jahat, termasuk mengintimidasi rakyat Yaman, menjarah negara, membunuh warga sipil setiap hari, menciptakan kelaparan secara sengaja, dan membagi wilayah Yaman," tulis Mohammad Ali al-Houthi di akun Twitter-nya, Sabtu (26/12/2020) seperti dilaporkan IRIB.

Menurutnya, rakyat Yaman sedang menghadapi serangan intelijen, di mana pejuang dan orang-orang Yaman menjadi target serangan langsung AS, Saudi, Uni Emirat Arab, dan sekutunya. Persatuan rakyat Yaman juga menjadi target operasi intelijen.

Oleh karena itu, lanjut Ali al-Houthi, kita harus waspada dan siaga untuk mengalahkan mereka.

Dia mengajak para netizen yang aktif di media sosial untuk bergabung dalam kampanye #2.100 days after US-Saudi aggression.

Sebuah kelompok HAM mencatat bahwa lebih dari setengah juta rumah hancur dan jutaan orang Yaman mengungsi tepat setelah 2.100 hari dari serangan yang dipimpin Amerika-Saudi. 

342/